Sukoharjo — Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda Tahap III dan IV di aliran Sungai Bengawan Solo. Kegiatan yang berada di Dusun Tambakrejo, Desa Tambakboyo, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo ini terus berjalan dengan progres yang telah mencapai 7,22 persen, Selasa (7/4/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program karya bakti TNI AD melalui Kodim 0726/Sukoharjo yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi warga di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo.
Sejak dimulainya pengerjaan, anggota Kodim 0726/Sukoharjo bersama warga setempat tampak bahu membahu melaksanakan berbagai tahapan pembangunan. Mulai dari persiapan material hingga pengerjaan konstruksi dilakukan secara gotong royong, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjaga.
Antusiasme masyarakat Desa Tambakboyo pun terlihat sangat tinggi. Warga dengan sukarela turut membantu proses pembangunan, baik tenaga maupun dukungan lainnya, demi percepatan penyelesaian jembatan yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi aktivitas sehari-hari.
Pasiter Kodim 0726/Sukoharjo Kapten Inf Sutrisno menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini diharapkan dapat menjadi sarana vital yang mempermudah mobilitas warga, terutama dalam mendukung kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat.
“Pembangunan ini bukan hanya sekadar infrastruktur, tetapi juga wujud nyata sinergi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kami optimistis, dengan semangat gotong royong yang luar biasa dari masyarakat, pengerjaan jembatan dapat selesai tepat waktu,” ujar Pasiter.
Dengan progres yang terus menunjukkan perkembangan positif, diharapkan pembangunan Jembatan Gantung Garuda dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Tambakboyo dan sekitarnya.
Rabu, 08 April 2026
Home »
» Antusias Warga Tinggi, Progres Jembatan Gantung Garuda Capai 7,22 Persen







